Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Januari 2015

SKKNI LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN

Standar Kompetenssi Kerja Nasional Inndonesia (SKKNI) untuk lingkup Kementerian Pertanian dapat anda download di sini sesuai dengan kebutuhan anda. File disajikan dalam bentuk format PDF, sangat penting untuk menambah pemahaman kita tentang standar kompetensi kerja yang sesuai dengan level masing-masing, dan bidang keahlian masing-masing. Materi ini sangat penting bagi institusi yang menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK), bagi assesor, bagi siswa atau alumni siswa sekolah pertanian yang ingin mendapatkan sertifikat kompetensi kerja, sebagai bekal untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Semoga dengan bekal sertifikat kompetensi kerja sesuai standar SKKNI ini masyarakat Indonesia sanggup menghadapi persaingan global tingkat Asia Pasifik MEA tahun 2015.

SKKNI ligkup Kementerian Pertanian meliputi :
1. Asisten Kebun Kelapa Sawit
2. Bidang Pertanian Organik : Inspektor Ternak
3. Pemotongan Daging (Butcher)
4. Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan
5. Pertanian Organik : Fasilitator Tanaman
6. Pertanian Organik Tanaman
7. Reproduksi Ternak Ruminansia Besar
8. Bidang  Penyembelihan Hewan Halal
9. Budidaya Anggrek
10. Budidaya Kedelai
11. Budidaya Tanaman Jeruk
12. Budidaya Tanaman Obat Rimpang
13. Kopi Luwak
14. Pangan Segar
15. Produksi Bibit Tanaman
16. Pengambilan Contoh Sampel
17. Pengawasan Bibit Ternak
18. Penyuluh Pertanian
19. Produksi Benih
20. Pengawas Mutu Pakan
21. Krisan Potong
22. Kultur Jaringan
23. Paramedik Veteriner
24. Pengawasan Benih Tanaman

Silakan download gratistis ! Semoga bermanfaat.

Selasa, 16 Desember 2014

BINTEK TEMPAT UJI KOMPETENSI (TUK)

Bimbingan Teknik (BINTEK) Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Ciawi Bogor tanggal 3 - 6 Desember 2014 adalah cikal bakal pembentukan Tempat Uji Kompetensi kerja sesuai standar SKKNI. Dari 12 SMK Pertanian ini diharapkan mewakili wilayahnya untuk mencetak lulusan SMK Pertanian yang memiliki sertifikat kompetensi kerja di bidang pertanian dan peternakan.
Untuk sementara di bidang pertanian dan perkebunan, ada sertifikasi untuk mandor kebun karet, mandor kebun sawit, pembudidaya kultur jaringan, pengawas benih tanaman. Dan ke depan mungkin dapat berkembang lebih banyak lagi. 
Sedangkan untuk bidang peternakan dan kesehatan hewan, tersedia bidang kompetensi inseminator, selektor bibit, sexer, recorder dan paramedik veteriner. Untuk paramedik veteriner, terdapat 4 kluster, yaitu : pengendalian penyakit, penjaminan keamanan produk hewan, penanganan reproduksi hewan, dan kluster pemeriksaan dan pengujian laoratorium. Semoga terwujud dalam rangka mengantisipasi Masyarakat Ekonomi Asia 2015, era pasar bebas tingkat Asia. Semoga !

Rabu, 23 Juli 2014

SYLABUS PROGRAM KEAHLIAN AGRIBISNIS TANAMAN

Materi penting terkait kurikulum 2013 untuk kelompok C3 program keahlian Agribisnis Tanaman dapat anda download di sini :
1. KI/KD Mata Pelajaran Pengujian Mutu Benih Tanaman.
2. Struktur Kurikulum Agribisnis Tanaman
3. Sylabus Mata Pelajaran Pengujian Mutu Benih Tanaman
4.Sylabus Paket Keahlian Pangan dan Palawija
5. Sylabus Paket Keahlian Agribisnis Tanaman Sayuran
6. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Buah Tahunan
7. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Buah Tahunan Kelas XI
8. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Hias
9. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Tahunan
10. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Semusim
11. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Herbal Atsiri
12. Sylabus Mata Pelajaran Pembibitan Tanaman
13. Sylabus Mata Pelajaran Kultur Jaringan
14. Sylabus Paket Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Palawija
15. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Sayuran
16. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Buah
17. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Buah Klas XII
18. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Hias Kelas XII
19. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Tahunan Kelas XI, XII
20. Sylabus Mata Pelajaran Produksi Tanaman Hias Kelas XII
21. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Semusim Kelas XI, XII
22. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Herbal Atsiri Kelas XI, XII
23. Sylabus Mata Pelajaran Agribisnis Perbenihan Tanaman Kelas XI, XII
24. Sylabus Mata Pelajaran Pembibitan Tanaman Kelas XI, XII
25. Sylabus Mata Pelajaran Kultur Jaringan Tanaman
Semoga memenuhi apa yang anda perlukan untuk pembelajaran Program Keahlian Agribisnis Tanaman pada Sekolah Menengah Kejuruan.

Kamis, 15 Mei 2014

SMK-SPP NEGERI PELAIHARI KALIMANTAN SELATAN MENERIMA PESERTA DIDIK BARU 2015/2016

SMK-SPP Negeri Pelaihari Kalimantan Selatan dengan program keahlian : Agribisnis Peternakan dan Kesehatan Hewan kembali menerima peserta didik baru tahun pelajaran 2015/2016.

Prosedur pendaftaran :
1. Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan panitia.
2. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp 20.000,00 (termasuk polpoint dan map).
3. Melampirkan formulir pendaftaran yang diisi tersebut dengan :
a. Fotocopy ijazah terakhir yang telah dilegalisir 2 lembar.
b. Fotocopy Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) yang dilegalisir 1 lembar.
c. Pas photo ukuran 2x3 cm (3 lembar), dan 3x4 cm (5 lembar).
d. Surat Keterangan Kesehatan Dokter Pemerintah.
e. Fotocopy Raport Semester 1 s/d VI.
4. Semua berkas pendaftaran dimasukkan dalam stopmap warna kuning (laki-laki), stopmap warna merah (perempuan).

Waktu Pendaftaran :
Pendaftaran siswa baru dimulai tanggal 11 - 20 Juni 2015 di aula SMK-SPP Negeri Pelaihari, Jl.A.Yani KM 5 Pelaihari. Hari Senin - Kamis pukul 08.00 - 13.30 WITA, Jumat 08.00 - 11.00 WITA, Sabtu 08.00 - 12.30 WITA.

Rabu, 12 Maret 2014

PROGRAM APLIKASI FORMULASI RANSUM PADA TERNAK RUMINANSIA

Program aplikasi formulasi ransum pada ternak ruminansia dengan metode coba-coba atau trial and error dengan format microsoft excel buatan Bpk M. Ali Yusran dari BPTP Jawa Timur dapat anda download di sini :
1. Program formulasi ransum pada penggemukan sapi potong.
Caranya sederhana, cukup klik pada tab pertama (kebutuhan nutrisi) dan mengetik lingkar dada (cm), maka berat badan sapi akan terisi secara otomatis. Atau dapat juga diketik langsung berat badan sapi (kg). Selanjutnya pada baris ke 19 anda isi no entry sesuai dengan berat sapi dan pertambahan berat badan harian (PBBH) yang anda inginkan.Misalnya BB 226 - 250 kg dengan PBBH 0,7 - 0,9 kg (no entry 3). Maka kebutuhan nutrisi pada sapi dapat secara otomatis muncul.
Selanjutnya klik pada tab kedua (ketersediaan bahan). Pilihlah bahan yang tersedia di daerah anda, rutin, murah harganya dan nutrisinya tinggi. Ketik saja nomor entry pada kelompok konsentrat (warna merah) sesuai dengan tabel pada sisi kanan atas di kolom B13 - B19 (coklat). Ketik pula nomor entry pada kelompok hijauan (warna hijau) sesuai dengan tabel pada sisi kanan bawah di kolom B21 - B26 (coklat). Jangan lupa ketik juga harga/kg bahan pakan tersebut pada kolom I.
Selanjutnya klik tab ketiga (formulasi ransum). Kemudian anda dapat bermain dengan beberapa kali mengetik kolom C pada masing-masing bahan pakan dengan angka berapa kg bahan ransum itu ingin anda berikan dengan biaya yang murah dan nutrisinya terpenuhi. Cobalah beberapa kali hingga kebutuhan nutrisinya dianggap cukup seperti petunjuk yang muncul pada kolom Q. 
Bila anda sudah menemukan formulasi yang sesuai, anda dapat melanjutkan dengan klik tab berikutnya (resume). Anda bisa melihat resume hasil formulasi ransum yang anda buat.

2. Program formulasi ransum pada sapi perah.
Caranya sederhana, cukup klik pada tab pertama (kebutuhan nutrisi) dan mengetik lingkar dada (cm), maka berat badan sapi akan terisi secara otomatis. Atau dapat juga diketik langsung berat badan sapi (kg). Silakan anda ketik produksi susu per hari (liter) dan kadar lemak susu (%) yang anda inginkan. Selanjutnya pada baris ke 21 - 31 anda dapat melihat kebutuhan nutrisi pada sapi perah.
Selanjutnya klik pada tab kedua (ketersediaan bahan). Pilihlah bahan yang tersedia di daerah anda, rutin, murah harganya dan nutrisinya tinggi. Ketik saja nomor entry pada kelompok konsentrat (warna merah) sesuai dengan tabel pada sisi kanan atas di kolom B12 - B17 (coklat). Ketik pula nomor entry pada kelompok hijauan (warna hijau) sesuai dengan tabel pada sisi kanan bawah di kolom B19 - B24 (hijau). Jangan lupa ketik juga harga/kg bahan pakan tersebut pada kolom I.
Selanjutnya klik tab ketiga (formulasi ransum). Kemudian anda dapat bermain dengan beberapa kali mengetik kolom C pada masing-masing bahan pakan dengan angka berapa kg bahan ransum itu ingin anda berikan dengan biaya yang murah dan nutrisinya terpenuhi. Cobalah beberapa kali hingga kebutuhan nutrisinya dianggap cukup seperti petunjuk yang muncul pada kolom O. 
Bila anda sudah menemukan formulasi yang sesuai, anda dapat melanjutkan dengan klik tab berikutnya (resume). Anda bisa melihat resume hasil formulasi ransum yang anda buat.

Selamat mencoba !

Senin, 18 Juni 2012

Modul sebagai Media Belajar Mandiri Siswa


Ke depan SMK akan banyak dimudahkan dengan berbagai bahan ajar berbasis IT baik untuk guru maupun siswa. Semua yang berkepentingan dapat mengakses materi power point untuk bahan mengajar guru, maupun modul untuk belajar mandiri siswa. Bahan ajar ini akan dapat diakses secara gratis-tis. Eweenak to ? Mantep to ? Mudah-mudahan hal ini bukan hanya mimpi belaka, dan langkah menuju ke sana sudah dilakukan, diantaranya dengan adanya Buku Sekolah Elektronik (BSE).
Departemen Pertanian melalui Pusat Pendidikan Standardisasi dan Sertifikasi Profesi Pertanian (Pusdikdarkasi) juga telah melangkah untuk mencapai impian ini dengan memulai langkah ini, membuat rambu-rambu untuk isi modul yang sesuai standar kebutuhan kurikulum, dan menyamakan format modul tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Banjarbaru tanggal 12 - 15 Juni 2012 yang diikuti oleh guru-guru kompeten dari 12 SMK-SPP se Indonesia.

Sabtu, 03 Maret 2012

SOAL PRAKTEK UJIAN NASIONAL SMK KOMPETENSI KEAHLIAN AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS

Soal praktek ini adalah soal praktek untuk Program Keahlian Agribisnis Ternak Unggas paket 2 untuk tahun ajaran 2011/2012 :

1.        Lakukanlah persiapan kandang untuk periode brooding dengan  kapasitas 50 ekor DOC dilengkapi  peralatan kandang dengan ketentuan :
a.    Kandang dan lingkungan kandang bersih, terkapur dan disanitasi
b.    Luas dan lingkaran brooding di hitung sesuai kebutuhan dan dipasang
c.    Semua peralatan kandang ( tempat pakan, tempat air minum, pemanas thermometer, dll), dan terpasang pada tempatnya sesuai ketentuan atau kebutuhan (dilakukan pada hari 1).

2.        Lakukan penerimaan DOC sebanyak 50 DOC, yang meliputi :
a.    Menimbang bobot badan
b.    Seleksi DOC
c.    Memberi air gula sesuai dengan dosis/ ketentuan dan dihitung kebutuhannya.(dilakukan pada hari ke 1)

3.        Lakukan pemberian pakan dan air minum meliputi:
a.    Menghitung kebutuhan pakan
b.    Memberi pakan dan air minum (dilakukan pada hari 2)

4.        Lakukan pembedahan pada ayam pedaging/buras dewasa sesuai prosedur dan tunjukan bagian organ yang meliputi:
a.    Organ pencernaan
b.    Organ respirasi
c.    Organ reproduksi( dilakukan pada hari 2)

5.        Lakukan vaksinasi ND melalui tetes mata sesuai dengan dosis dan prosedur
(dilakukan pada hari 3)
      

Senin, 28 November 2011

Calon Peserta Sertifikasi Guru 2012

Inilah saat yang ditunggu-tunggu bagi guru yang belum menikmati indahnya sertifikasi guru hingga saat ini. Daftar calon peserta sertifikasi guru tahun 2012. Terdapat 362 calon peserta terdaftar di sana. Untuk provinsi Kalimantan Selatan dapat didownload di sini : http://sodeve.net/2011/11/download-daftar-bakal-calon-peserta-sertifikasi-guru-2012-propinsi-kalimantan-selatan/. Semoga berasil.

Selasa, 07 Juni 2011

CIRI-CIRI SEKOLAH YANG MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN AKTIF


by AKHMAD SUDRAJAT
Pembelajaran Aktif merupakan sebuah konsep pembelajaran yang dipandang sesuai dengan tuntutan pembelajaran mutakhir. Oleh karena itu, setiap sekolah seyogyanya dapat mengimplementasikan dan mengembangkan pembelajaran aktif ini dengan sebaik mungkin. Dengan merujuk pada gagasan dari Pusat Kurikulum Balitbang Kemendiknas (2010), berikut ini disajikan sejumlah indikator atau ciri-ciri sekolah yang telah melaksanakan proses pembelajaran aktif ditinjau dari aspek: (a) ekspektasi sekolah, kreativitas, dan inovasi; (b) sumber daya manusia; (c) lingkungan, fasilitas, dan sumber belajar; dan (d) proses belajar-mengajar dan penilaian.

A. EKSPEKTASI SEKOLAH, KREATIVITAS, DAN INOVASI
1. Prestasi belajar peserta didik lebih ditekankan pada ”menghasilkan” daripada ”memahami”.
2. Sekolah menyelenggarakan ajang ‘kompetisi’ yang mendidik dan sehat.
3. Sekolah ramah lingkungan (misalnya; ada tanaman atau pohon, pot bunga, tempat sampah)
4. Lebih baik lagi jika terdapat produk/karya peserta didik yang mempunyai nilai artistik dan ekonomis/kapital untuk dijual.
5. Lebih baik jika ada pameran karya peserta didik dalam kurun waktu tertentu, misalnya sekali dalam satu tahun.
6. Karya peserta didik lebih dominan daripada pemasangan beragam atribut sekolah.
7. Kehidupan sekolah terasa lebih ramai, ceria, dan riang.
8. Sekolah rapi, bersih, dan teratur.
9. Komunitas sekolah santun, disiplin, dan ramah.
10. Animo masuk ke sekolah itu makin meningkat.
11. Sekolah menerapkan seleksi khusus untuk menerima peserta didik baru.
12. Ada forum penyaluran keluhan peserta didik.
13. Iklim sekolah lebih demokratis.
14. Diselenggarakan lomba-lomba antarkelas secara berkala dan di tingkat pendidikan menengah ada lomba karya ilmiah peserta didik.
15. Ada program kunjungan ke sumber belajar di masyarakat.
16. Kegiatan belajar pada silabus dan RPP menekankan keterlibatan peserta didik secara aktif.
17. Peserta didik mengetahui dan dapat menjelaskan tentang lingkungan sekolah (misalnya, nama guru, nama kepala sekolah, dan hal-hal umum di sekolah itu).
18. Ada program pelatihan internal guru (inhouse training) secara rutin.
19. Ada forum diskusi atau musyawarah antara kepala sekolah dan guru maupun tenaga kependidikan lainnya secara rutin.
20. Ada program tukar pendapat, diskusi atau musyawarah dengan mitra dari berbagai pihak yang terkait (stakeholders).
B. SUMBER DAYA MANUSIA
1. Kepala sekolah peduli dan menyediakan waktu untuk menerima keluhan dan saran dari peserta didik maupun guru.
2. Kepala sekolah terbuka dalam manajemen, terutama manajemen keuangan kepada guru dan orang tua/komite sekolah.
3. Guru berperan sebagai fasilitator dalam proses belajar.
4. Guru mengenal baik nama-nama peserta didik.
5. Guru terbuka kepada peserta didik dalam hal penilaian.
6. Sikap guru ramah dan murah senyum kepada peserta didik, dan tidak ada kekerasan fisik dan verbal kepada peserta didik.
7. Guru selalu berusaha mencari gagasan baru dalam mengelola kelas dan mengembangkan kegiatan belajar.
8. Guru menunjukkan sikap kasih sayang kepada peserta didik.
9. Peserta didik banyak melakukan observasi di lingkungan sekitar dan terkadang belajar di luar kelas.
10. Peserta didik berani bertanya kepada guru.
11. Peserta didik berani dalam mengemukakan pendapat.
12. Peserta didik tidak takut berkomunikasi dengan guru.
13. Para peserta didik bekerja sama tanpa memandang perbedaan suku, ras, golongan, dan agama.
14. Peserta didik tidak takut kepada kepala sekolah.
15. Peserta didik senang membaca di perpustakaan dan ada perilaku cenderung berebut ingin membaca buku bila datang mobil perpustakaan keliling.
16. Potensi peserta didik lebih tergali serta minat dan bakat peserta didik lebih mudah terdeteksi.
17. Ekspresi peserta didik tampak senang dalam proses belajar.
18. Peserta didik sering mengemukakan gagasan dalam proses belajar.
19. Perhatian peserta didik tidak mudah teralihkan kepada orang/tamu yang datang ke sekolah.
C. LINGKUNGAN, FASILITAS, DAN SUMBER BELAJAR
1. Sumber belajar di lingkungan sekolah dimanfaatkan peserta didik untuk belajar.
2. Terdapat majalah dinding yang dikelola peserta didik yang secara berkala diganti dengan karya peserta didik yang baru.
3. Di ruang kepala sekolah dan guru terdapat pajangan hasil karya peserta didik.
4. Tidak ada alat peraga praktik yang ditumpuk di ruang kepala sekolah atau ruang lainnya hingga berdebu.
5. Buku-buku tidak ditumpuk di ruang kepala sekolah atau di ruang lain.
6. Frekuensi kunjungan peserta didik ke ruang perpustakaan sekolah untuk membaca/meminjam buku cukup tinggi.
7. Di setiap kelas ada pajangan hasil karya peserta didik yang baru.
8. Ada sarana belajar yang bervariasi.
9. Digunakan beragam sumber belajar.
D. PROSES BELAJAR-MENGAJAR DAN PENILAIAN
1. Pada taraf tertentu diterapkan pendekatan integrasi dalam kegiatan belajar antarmata pelajaran yang relevan.
2. Tampak ada kerja sama antarguru untuk kepentingan proses belajar mengajar.
3. Dalam menilai kemajuan hasil belajar guru menggunakan beragam cara sesuai dengan indikator kompetensi. Bila tuntutan indikator melakukan suatu unjuk kerja, yang dinilai adalah unjuk kerja. Bila tuntutan indikator berkaitan dengan pemahaman konsep, yang digunakan adalah alat penilaian tertulis. Bila tuntutan indikator memuat unsur penyelidikan, tugas (proyek) itulah yang dinilai. Bila tuntutan indikator menghasilkan suatu produk 3 dimensi, baik proses pembuatan maupun kualitas, yang dinilai adalah proses pembuatan atau pun produk yang dihasilkan.
4. Tidak ada ulangan umum bersama, baik pada tataran sekolah maupun wilayah, pada tengah semester dan / atau akhir semester, karena guru bersangkutan telah mengenali kondisi peserta didik melalui diagnosis dan telah melakukan perbaikan atau pengayaan berdasarkan hasil diagnosis kondisi peserta didik.
5. Model rapor memberi ruang untuk mengungkapkan secara deskriptif kompetensi yang sudah dikuasai peserta didik dan yang belum, sehingga dapat diketahui apa yang dibutuhkan peserta didik.
6. Guru melakukan penilaian ketika proses belajar-mengajar berlangsung. Hal ini dilakukan untuk menemukan kesulitan belajar dan kemungkinan prestasi yang bisa dikembangkan peserta didik dan sekaligus sebagai alat diagnosis untuk menentukan apakah peserta didik perlu melakukan perbaikan atau pengayaan.
7. Menggunakan penilaian acuan kriteria, di mana pencapaian kemampuan peserta didik tidak dibandingkan dengan kemampuan peserta didik yang lain, melainkan dibandingkan dengan pencapaian kompetensi dirinya sendiri, sebelum dan sesudah belajar.
8. Penentuan kriteria ketuntasan belajar diserahkan kepada guru yang bersangkutan untuk mengontrol pencapaian kompetensi tertentu peserta didik. Dengan demikian, sedini mungkin guru dapat mengetahui kelemahan dan keberhasilan peserta dalam kompetensi tertentu.
==========
Sumber: Pusat Kurikulum Balitbang Kemendiknas. 2010. Panduan Pengembangan Pendekatan Belajar Aktif; Buku I Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta.
==============
REFLEKSI:
Sejauhmana sekolah Anda telah mampu memenuhi indikator di atas?

Rabu, 25 Mei 2011

DUA JENIS GURU


BY : Rhenald Kasali
Di Hari Pendidikan lalu, saya bertemu dua jenis guru. Guru pertama adalah guru kognitif, sedangkan guru kedua adalah guru kreatif. Guru kognitif sangat berpengetahuan. Mereka hapal segala macam rumus, banyak bicara, banyak memberi nasihat, namun sayangnya sedikit sekali mendengarkan.
Sebaliknya guru kreatif lebih banyak tersenyum, namun tangan dan badannya bergerak aktif. Setiap kali diajak bicara dia mulai dengan mendengarkan, dan saat menjelaskan sesuatu, dia selalu mencari alat peraga. Entah itu tutup pulpen, botol plastik air mineral, kertas lipat, lidi, atau apa saja.
Lantaran jumlahnya hanya sedikit, guru kreatif jarang diberi kesempatan berbicara. Dia tenggelam di antara puluhan guru kognitif yang bicaranya selalu melebar ke mana-mana. Mungkin karena guru kognitif tahu banyak, sedangkan guru kreatif berbuatnya lebih banyak.
Guru Kognitif
Guru kognitif hanya mengajar dengan mulutnya. Dia berbicara panjang lebar di depan siswa dengan menggunakan alat tulis. Guru-guru ini biasanya sangat bangga dengan murid-murid yang mendapat nilai tinggi, disiplin belajar, rambutnya dipotong rapi, bajunya dimasukkan ke dalam celana atau rok, dan hapal semua yang dia ajarkan.
Bagi guru-guru kognitif, pusat pembelajaran ada di kepala manusia, yaitu brain memory. Asumsinya, semakin banyak yang diketahui seseorang, semakin pintarlah orang itu. Dan semakin pintar akan membuat seseorang memiliki masa depan yang lebih baik.
Guru kognitif adalah guru-guru yang sangat berdisiplin. Mereka sangat memegang aturan, atau meminjam istilah para birokrat (PNS), sangat patuh pada “tupoksi”. Saya sering menyebut mereka sebagai guru kurikulum. Kalau di silabus tertulis buku yang diajarkan adalah buku “x” dan bab-bab yang diberikan adalah bab satu sampai dua belas, mereka akan mengejarnya persis seperti itu sampai tuntas.
Karena ujian masuk perguruan tinggi adalah ujian rumus, maka guru-guru kognitif ini adalah kebanggaan bagi anak-anak yang lolos masuk di kampus-kampus favorit. Kalau sekarang, mereka adalah kebanggaan bagi siswa-siswa peserta UN.
Namun sayangnya, sekarang banyak ditemukan anak-anak yang cerdas secara kognitif sulit menemukan “pintu” bagi masa depannya. Anak-anak ini tidak terlatih menembus barikade masa depan yang penuh rintangan, lebih dinamis ketimbang di masa lalu, kaya dengan persaingan, dan tahan banting.
Saya sering menyebut anak-anak produk guru kognitif ini ibarat kereta api Jabodetabek yang hanya berjalan lebih cepat daripada kendaraan lain karena jalannya diproteksi, bebas rintangan. Beda benar dengan kereta super cepat Shinkanzen yang memang cepat. Yang satu hanya menaruh lokomotif di kepalanya saja, sedangkan yang satunya lagi, selain di kepala, lokomotif ada di seluruh roda besi dan relnya.

Guru Kreatif
Ini guru yang sering kali dianggap aneh di belantara guru-guru kognitif. Sudah jumlahnya sedikit, mereka sering kali kurang peduli dengan tupoksi dan silabus. Mereka biasanya juga sangat toleran terhadap perbedaan dan cara berpakaian siswa.
Tetapi mereka sebenarnya adalah guru yang bisa mempersiapkan masa depan anak-anak didiknya. Mereka bukan sibuk mengisi kepala anak-anaknya dengan rumus-rumus, tetapi membongkar anak-anak didik itu dari segala belenggu yang mengikat mereka. Belenggu-belenggu itu bisa jadi ditanam oleh para guru, orang tua, dan tradisi seperti tampak jelas dalam membuat gambar (pemandangan, gunung dua buah, matahari di antara keduanya, awan, sawah, dan seterusnya).
Atau belenggu-belenggu lain yang justru mengantarkan anak-anak pada perilaku-perilaku selfish, ego-centrism, merasa paling benar, sulit bergaul, mudah panik, mudah tersinggung, kurang berbagi, dan seterusnya. Guru-guru ini mengajarkan life skills, bukan sekadar soft skills, apalagi hard skill.
Berbeda dengan guru kognitif yang tak punya waktu berbicara tentang kehidupan, mereka justru bercerita tentang kehidupan (context) yang didiami anak didik. Namun lebih dari itu, mereka aktif menggunakan segala macam alat peraga. Bagi mereka memory tak hanya ada di kepala, melainkan ada di seluruh tubuh manusia. Memory manusia yang kedua ini dalam biologi dikenal sebagai myelin dan para neuroscientist modern menemukan myelin adalah lokomotif penggerak (muscle memory). Di dalam ilmu manajemen, myelin adalah faktor pembentuk harta tak kelihatan (intangibles) yang sangat vital seperti gestures, bahasa tubuh, kepercayaan, empathy, keterampilan, disiplin diri dan seterusnya.
Saat bertemu guru-guru kognitif, saya sempat bertanya apakah mereka menggunakan alat-alat peraga yang disediakan di sekolah? Saya terkejut, hampir semua guru bilang tidak perlu, semua sudah jelas ada di buku. Bahkan beberapa orang tidak tahu bahwa di sekolahnya sudah menyediakan mikroskop dan alat-alat bantu lainnya.
Sebaliknya guru-guru kreatif mengatakan: “Kalau tidak ada alat peraga, kita akan buat sendiri dari limbah. Kalau perlu kita ajak siswa turun ke lapangan mengunjungi lapangan. Kalau tak bisa mendatangkan Bapak ke dalam kelas, kita ajak siswa ke rumah Bapak,” ujarnya.
Saya tertegun. Seperti itulah guru-guru yang sering saya temui di negara-negara maju. Di negara-negara maju lebih banyak guru kreatif daripada guru kognitif. Mereka tak bisa mencetak juara olimpiade matemateka atau fisika, tetapi mereka mampu membuat generasi muda menjadi inovator, entrepreneur dan CEO besar. Mereka kreatif dan membukakan jalan menuju masa depan.
Saat membuat disertasi di University of Illinois, para guru besar saya bukan memaksa saya membuat tesis apa yang mereka inginkan, namun mereka menggali dalam-dalam minat dan objektif masa depan saya. Sewaktu saya bertanya, mereka menjawab begini: “Anda tidak memaksakan badan Anda pada baju kami, kami hanya membantu setiap orang untuk membuat bajunya sendiri yang sesuai dengan kebutuhannya." Selamat merayakan Hari Pendidikan dan jadilah guru yang mengantarkan kaum muda ke jendela masa depan mereka.

Sabtu, 07 Mei 2011

KUMPULAN SMS UCAPAN ULANG TAHUN B INGGRIS


Its a nice feeling when you know that someone likes you, someone thinks about you, someone needs you;but it feels much better when you know that someone never ever forgets your birthday.” HAPPY BIRTHDAY”.

Kick off ur shoes,take a break,Crank the tunes,Dance & Shake,light the candles,cut the cake .Make ita a day, that’s simply Great!!! Happy B’Day…

A prayer: 2 bless ur way
A wish : 2 lighten ur moments
A cheer: 2 perfect ur day
A text: 2 say HAPPY BIRTH DAY
A smile is a curve that sets everything straight and wipes wrinkle away hope u share a lots and receive a lots 4 days 2 come happy Birthday …….

In my past life, god said a gem is going to be born on (date) and i give u a boon that u get to be this beautiful gem’s friend…couldnt ask for anything more but thank the god for giving me a friend like u…happy birthday and dont forget that someone somewhere is wishing for ur happiness on every falling star.”

MAY ALMIGHTYS BEST BLESSINGS SHOWERED ON YOUR HAPPY BIRTHDAY

IN SOFT GLEAMING NIGHT OF STARS
MAY ALL UR DREAMS COM TRUE
MAY EVERY STAR OF EVERY NIGHT
BRING LOV N JOY 2 U
HAPPY B’DAY 2 U…

Today is a day of celebration. Why? xx years ago on the same day, GOD sent me my flesh and bone conscience. Wishing my Friendly Inner Voice a very happy b-day. Hugs & Kisses’

Friendship is about. bringing out the positive when everything seems negative…being accepted for who you are… being able to pick up right where you left off…sharing, talking, and laughing…Friendship is about us, and for that I’m grateful. And I hope you have the best birthday ever, friend!

When I look at you, I can’t deny there is a God, cause only God could have created someone as wonderful and beautiful as you. Happy B’day

Smile..laugh..and be happy!! Coz a brand new day has come… The rainbow has appeared after the violent storm, the flowers has bloom after the freezing winter, and the wounded heart has healed after it broken.