Senin, 24 Desember 2012

EVALUASI DIRI SEKOLAH


 1. Apa Evaluasi Diri Sekolah (EDS) itu?
Evaluasi Diri Sekolah (EDS) adalah suatu proses evaluasi yang bersifat internal dengan  melibatkan  pemangku kepentingan untuk melihat kinerja sekolah berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang digunakan  sebagai dasar penyusunan RKS dan RKAS dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah secara konsisten dan berkelanjutan, serta sebagai masukan bagi perencanaan investasi pendidikan tingkat kab/kota.
2. Apa Tujuan  Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?
Tujuan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) adalah:  (a) Menilai kinerja sekolah  berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP), (b) Mengetahui tahapan pengembangan dalam pencapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan; dan (c)  Menyusun RKS/RKAS sesuai kebutuhan nyata dalam rangka pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP).
3. Apa Manfaat Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?
Manfaat Evaluasi Diri Sekolah (EDS) untuk tingkat sekolah, antara lain: :
  • Sekolah dapat mengidentifikasikan kelebihan dan kekurangannya sendiri dan  merencanakan pengembangan dan peningkatan ke depan.
  • Sekolah dapat memiliki data dasar yang akurat sebagai dasar   untuk pengembangan dan peningkatan di masa mendatang.
  • Sekolah dapat mengidentifikasi peluang untuk    meningkatkan mutu pendidikan, mengkaji peningkatan tersebut  berjalan dengan baik dan menyesuaikan program sesuai dengan hasilnya.
  • Sekolah dapat memberikan laporan formal kepada  pemangku kepentingan demi meningkatkan akuntabilitas sekolah.
Sedangkan manfaat Evaluasi Diri Sekolah (EDS) untuk tingkat lain dalam sistem, diantaranya:
  • Menyediakan data dan informasi yang penting untuk perencanaan, pembuatan keputusan, dan perencanaan anggaran pendidikan pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
  • Mengidentifikasikan bidang prioritas untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.
  • Mengidentifikasikan jenis dukungan yang dibutuhkan terhadap sekolah.
  • Mengidentifikasikan pelatihan serta kebutuhan program pengembangan lainnya.
  • Mengidentifikasikan keberhasilan sekolah berdasarkan berbagai  indikator pencapaian sesuai dengan  Standar Pelayanan Minimal dan Standar Nasional Pendidikan.
4. Apa lingkup Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?
Lingkup Evaluasi Diri Sekolah (EDS) menjawab 3 pertanyaan utama : (1)  Seberapa baik kinerja sekolah kita?; (2) Bagaimana kita mengetahuinya?; dan (3) Bagaimana kita memperbaikinya?
5.  Siapa yang Melaksanakan Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?
Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dilaksanakan oleh Tim  Pengembang Sekolah (TPS) yang terdiri atas: (1) Kepala Sekolah; (2) Wakil unsur guru; (3) Wakil Komite Sekolah; (4) Wakil orang tua siswa dan (4) Pengawas – sebagai fasilitator/pembimbing/verifikator
6. Instrumen apa yang digunakan dalam Evaluasi Diri Sekolah (EDS)
Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) terdiri dari 8 (delapan) Standar sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Setiap Standar terdiri atas beberapa komponen. Setiap Komponen terdiri dari beberapa Indikator. Setiap komponen terdiri dari beberapa sub komponen. Setiap Indikator memberikan gambaran lebih rinci dari  informasi kinerja sekolah.

Kamis, 29 November 2012

KISI-KISI SOAL KEWIRAUSAHAAN KLAS X SEMESTER 1 TA 2012/2013


NO SOAL
SK/KD
INDIKATOR
1-2
Membangun sikap dan perilaku wirausaha.
Pengertian wirausahawan dan kewirausahaan.
3
Contoh karakter KREATIF dalam usaha.
4
Kemampuan mencetuskan gagasan yang asli.
5
Pengertian istilah WIRA
6
Dampak positif dari PERCAYA DIRI
7
Profesi yang terbuka kesempatan bagi pemuda Indonesia
8
Cara melatih DISIPLIN
9
Syarat yang harus dimiliki wirausahawan.
10
Dasar dalam menjalankan usaha agar berhasil.
11
Penerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif
Berbuat dan bekerja prestatif
12
Prinsip cara kerja prestatif.
13
Ciri khusus perilaku kerja prestatif bagi wirausahawan.
14
Pengertian dari : kerja keras, kerja keras, kerja ikhas, kerja cerdas, kerja mawas dan kerja tuntas.
15
16
--sda--
17
--sda--
18
Keunggulan wirausaha yang berpendidikan tinggi.
19
Tanda-tanda perilaku kerja tuntas.
20
Manfaat perilaku kerja prestatif.
21
Merumuskan solusi masalah.
Pengertian masalah
22
Pemecahan masalah organisasi
23
Hakekat pekerjaan wirausaha kaitannya dengan masalah.
24
Pengertian keputusan yang terprogram dan tak terprogram.
25
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam membuat keputusan.
26
Prosedur pemecahan masalah dengan metode ilmiah.
27.
Faktor penentu kemampuan pemecahan masalah bagi wirausaha.
28
Faktor penyebab kegagalan wirausaha.
29
Pengertian masalah terstruktur dan masalah tak terstruktur.
30
Ciri-ciri pemecahan masalah yang dinilai berhasil.
31
Mengembangkan semangat wira-usaha.
Pengertian inovasi dan motivasi.
32
Penyebab kegagalan dalam wirausaha.
33
Inovasi bagi perusahaan agar berumur panjang.
34
Pengertian hemat, dan cermat.
35
Pengertian efektif.
36
Contoh kasus kreatifitas, motivasi dan inovasi.
37
Pengertian invensi, duplikasi dan sintesis.
38
Hal-hal yang dimiliki bila seseorang dikatakan kreatif.
39
Pengertian efisien.
40
Pengertian innovator, creator, motivator.
41
Membangun komitmen bagi dirinya dan orang lain.
Dampak positif dari perilaku tepat janji.
42, 46
Cara melatih diri mempunyai komitmen tinggi.
43
Komitmen melaksanakanapa yang dikatakan dan memberi contoh.
44
Cara wirausahawan agar terampil dalam bisnis.
45
Pengertian dari komitmen.
47, 49
Ciri wirausahawan yang memiliki komitmen tinggi.
48
Pentingnya komitmen tinggi bagi wirausahawan.
50
Dampak positif mutu hasil kerja yang baik bagi wirausahawan.

Selasa, 21 Agustus 2012

HIDUP ADALAH PROSES

Hidup adalah proses seleksi.
Konon jerapah zaman dulu ada dua jenis, yaitu yang berleher panjang dan berleher pendek. Dengan semakin langkanya daun-daunan di pohon rendah, maka jerapah berleher pendek akan kesulitan mendapatkan makanan, kelaparan dan akhirnya mati. Sedangkan jerapah berleher panjang akan tetap bertahan hidup karena masih bisa menikmati makanan berupa daun-daunan walaupun tempatnya di atas pohon yang cukup tinggi. Hanya jerapah tertentu saja yang bisa terseleksi hidup, sedangkan jerapah jenis lainnya akan menjadi korban proses seleksi. Demikian pula dalam hidup manusia. Mereka yang mampu menghadapi hidupini dengan kerja keras dan kerja cerdas, mereka itu pula yang mampu menjadi pemenang, menjadi juara, menjadi pemimpin. Hanya 1 orang di Indonesia yang menjadi presiden dari sekian banyak orang yang berminat menjadi presiden. Dialah yang layak menjadi orang terbaik. Ikuti setiap proses seleksi dalam hidup ini dengan seksama, dan jadilah orang yang terbaik, maka Tuhan akan memberikan yang terbaik pada kita.

Hidup adalah proses pembentukan karakter
Dari bayi menjadi balita, dari balita menjadi anak-anak, dari anak menjadi remaja, dari remaja menjadi dewasa. Itulah proses biologis. Sejatinya selama proses biologis itu terjadi proses pendewasaan karakter. Tentu karakter yang kita harapkan adalah karakter yang bertambah baik seiring dengan bertambahnya usia kita. Semula kita masih anak-anak belum tahu tata krama, sekarang setelah dewasa tahu bagaimana menghormati orang lain.

Hidup adalah proses pembelajaran
Dalam hidup ini baik pada saat kita sedang belajar formal, maupun bekerja atau berada dalam masyarakat, sebenarnya sedang melakukan hal yang sama yaitu proses pembelajaran. Bila di sekolah proses pembelajaran kita terstruktur dan terjadwal. Dalam dunia kerjapun ada proses pembelajaran, dari kurang terampil menjadi lebih terampil, dari kurang cekatan menjadi lebih cekatan, dari kurang cakap menjadi lebih cakap, dari tradisional menjadi lebih modern.

Hidup adalah proses ke arah yang lebih baik
Dalam Islam : hari ini harus lebih baik dari hari kemaren, hari esok harus lebih baik dari hari ini. Demikianlah seharusnya dalam hidup kita. Proses secara finansial, proses perbaikan sikap/attitude, proses pembelajaran haruslah menunjukkan ke arah yang lebih baik seiring dengan berjalannya waktu.


Senin, 18 Juni 2012

Modul sebagai Media Belajar Mandiri Siswa


Ke depan SMK akan banyak dimudahkan dengan berbagai bahan ajar berbasis IT baik untuk guru maupun siswa. Semua yang berkepentingan dapat mengakses materi power point untuk bahan mengajar guru, maupun modul untuk belajar mandiri siswa. Bahan ajar ini akan dapat diakses secara gratis-tis. Eweenak to ? Mantep to ? Mudah-mudahan hal ini bukan hanya mimpi belaka, dan langkah menuju ke sana sudah dilakukan, diantaranya dengan adanya Buku Sekolah Elektronik (BSE).
Departemen Pertanian melalui Pusat Pendidikan Standardisasi dan Sertifikasi Profesi Pertanian (Pusdikdarkasi) juga telah melangkah untuk mencapai impian ini dengan memulai langkah ini, membuat rambu-rambu untuk isi modul yang sesuai standar kebutuhan kurikulum, dan menyamakan format modul tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Banjarbaru tanggal 12 - 15 Juni 2012 yang diikuti oleh guru-guru kompeten dari 12 SMK-SPP se Indonesia.

Kamis, 17 Mei 2012

Brosur Penerimaan Siswa Baru 2012/2013

SMK SPP Negeri Pelaihari kembali membuka kesempatan pada putra putri Indonesia lulusan SMP atau MTs tahun 2012 untuk dididik menjadi tenaga teknisi menengah di bidang Agribisnis Peternakan, Kesehatan Hewan dan Penyuluhan Pertanian.
Waktu pendaftaran mulai tanggal 18 - 30 Juni 2012 di aula SMK-SPP Negeri Pelaihari.
Persyaratan :
1. Fotocopi ijazah terakhir yg dilegalisir 2 lembar.
2. Fotocopi SKHU yang dilegalisir 1 lembar.
3. Fotocopi raport smt klas 7,8,9 yg dilegalisir 1 lembar.
4. Surat keterangan berkelakuan baik 1 lembar.
5. Surat keterangan sehat 1 lembar
6. Pas photo ukuran 2 x 3 cm (3 lembar), 3 x 4 cm (5 lembar).
7. Surat keterangan bebas buta warna 1 lembar.
8. Stopmap kuning untuk siswa laki-laki dan stopmap merah untuk siswa perempuan.
9. Uang pendaftaran Rp 10.000,00
Jenis test :
1. Wawancara
2. Test Bahasa Inggris (lisan)
3. Test kemampuan komputer (praktek)
4. Test kemampuan akademik (Matematika, IPA, B.Inggris, B.Indonesia)